Well, bahkan di dalam negeri U.S.A sendiri, termasuk para keluarga korban tewas, meragukan pernyataan tersebut. Banyak hal-hal yang sangat janggal namun ditutup-tutupi.
Silakan cek di
911Truth.org
Republika Online
Video Google
911 Citizen Watch

Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor, khususnya mobil. Membuat susah banyak orang, baik yang mengalami musibah, kepolisian, juga masyarat luas. Mereka berupaya agar terhindar dari kejahatan tersebut dan membuat angka kejahatan tersebut makin menyusut jauh (dan lebih baik lagi ditiadakan).
Masyarakat pemilik kendaraan (mobil) pun berusaha dengan melengkapi kendaraannya dengan pengamanan seperti alarm dan kunci setir. Namun apa daya, di luar sana beberapa 'fakta' telah membuat gentar orang, bahwa alat-alat tersebut sia-sia karena sebagian besar kendaraan yang tercuri adalah kendaraan dengan alarm dan berkunci setir.
Berikut adalah beberapa 'fakta' (mitos?) yang cukup populer.
Sebelum penulis memberikan fakta lain dari fakta di atas, ijinkan penulis mengungkapkan fakta-fakta yang menarik berasal dari aneka sumber seperti forum-forum internet di dalam dan luar negeri.
Anda setuju dengan fakta-fakta di atas, maka Anda siap memberikan fakta baru tentang kunci stir dan alarm.
Untuk nomor 1, itu benar (jadi bukan mitos). Namun dengan catatan bahwa itu berlaku untuk kunci setir yang banyak beredar (murah-meriah, harga di bawah 100 ribu). Pameo "Ada harga ada barang" sepertinya berlaku di sini. Pencegahannya adalah buat supaya maling gagal masuk ke dalam kabin mobil, misalnya dengan sensor tambahan seperti sensor bayangan dan sensor getar. Sensor-sensor tersebut terpicu jika pencuri mencoba masuk lewat jendela yang dipecahkan.
Untuk nomor 2, itu bisa benar bisa salah. Yang perlu diperhatikan adalah fasilitas/sensor dari alarm yang dimaksud. Misalnya adalah alarm standard pada Avanza/Xenia yang sudah mencakup sensor pintu dan anti-start. Alarm terpicu ketika pintu dibuka paksa. Anti-start membuat mobil tidak bisa distarter ketika alarm masih aktif. Silakan Anda cek fasilitas/sensor dari alarm mobil Anda.
Untuk nomor 3, ini melumpuhkan apanya? Apakah sensornya? Sensor apa? Jika yang dimaksud adalah melumpuhkan sensornya, sepertinya ini cukup mustahil. Melumpuhkan main-unit alarm-nya? Biasanya main unit alarm berada di kabin. Artinya, paling tidak maling harus melumpuhkan sensor pintu (dan bayangan terlebih dahulu). Ini juga cukup mustahil. Biasanya yang dilumpuhkan adalah sirene/horn/klaksonnya. Dengan ini, walaupun sensor memicu main-unit, namun alarm tidak bersuara. Kemudian maling akan berusaha melumpuhkan main unit-nya.
Khusus Avanza/Xenia (atau mobil lain yang beralarm standard), silakan Anda alihkan bunyi alarm dari klakson ke sirene/horn. Kemudian sirene ditempel di tempat yang lebih aman. Klakson Avanza/Xenia cukup mudah dilumpuhkan dengan magnet atau memutuskan kabelnya.
Berkat teknologi GPS dan GSM, sekarang alarm sudah dilengkapi dengan fasilitas tracking yang selalu memonitor posisi kendaraan ataupun bila diganggu maling (termasuk jika accu dicabut) secara silent dengan mengirim sms kepada pemilik. Namun harganya cukuplah membuat kebanyakan orang merogoh lebih dalam kantongnya.
Silakan sharing, berikut ada tips tambahan kaitannya dengan keamanan kendaraan kita.
Sumber
http://rinisumasdi.blogspot.com/2009/01/amankan-klakson-avanza-dari-maling.html
AXIC Mailing List
http://www.howstuffworks.com
http://reinhardjambi.wordpress.com/2008/02/12/pengakuan-seorang-pelaku-curanmor-spesialis-toyota-kijang/
http://www.modifikasi.com/showthread.php?t=6492